Monday, August 31, 2015

Karikatur Sindiran

. Monday, August 31, 2015
1 comments

Tiap orang memiliki cara untuk menyampaikan kritikan, kali ini lewat puluhan karikatur, sebuah akun Facebook berhasil membuat malu. Lihat sindirannya.
Sindiran-sindiran dalam karikatur ini sangat telak. Tanpa sadar di kehidupan kita sehari-hari banyak hal-hal yang dilakukan sudah melenceng dari hidup yang baik.
Karikatur-karikatur ini memberi tahu bahwa ada yang salah dengan apa yang telah dijalani.
Sebuah akun Facebook milik Arthur Wottschel seorang fitnessmodel memposting puluhan gambar yang akan membuat Anda terpana.
Akun tersebut resmi milik Arthur Wottschel yang telah diverifikasi oleh Facebook sebagai seorang atlet.
Tampaknya Arthur mengumpulkan berbagai gambar karikatur karya orang lain kemudian ia unggah.
Ini gambar-gambarnya, siap-siap tersindir:

Sebuah gambar bumi yang seolah sengaja dibakar. Global Warming menjadi isu serius kali ini. Dan karikatur ini sukses menjadi pusat perhatian.

Gambar ini mengingatkan kita akan adanya polusi udara hingga kritik akan penggunaan zat kimia untuk makanan-makanan alami.

Gambar ini tampaknya benar-benar menohok. Tak sedikit orang lebih banyak menutup diri, enggan keluar untuk bergaul. Bergaulnya hanya melalui Facebook.

Tak sedikit orang lebih memilih jalan yang berliku dibandingkan jalan lurus di kehidupan sehari-hari. Melewati jalan lurus memang lebih butuh banyak perjuangan.

Memanfaatkan peluang. Pembuat karikatur tampaknya memberikan pesan bahwa buku bermanfaat untuk membuat kita makin tinggi, makin memiliki wawasan lebih luas dari tembok penghalang di depan kita.

Di kehidupan sehari-hari memang sering ditemui banyak orang yang memakai topeng dalam bergaul. Mereka bukan lagi menggunakan karakter dan perilaku diri namun menyiapkan bahkan memilih meniru orang lain, artis, selebriti atau tokoh. Bagaimana dengan Anda?

Orang dewasa cenderung ingin menyamakan semua isi pikiran atau benak anak-anak, padahal tiap anak-anak diciptakan unik, memiliki kepandaian dan kreativitas yang berbeda satu di antara yang lain.

Buku ditinggalkan yang dibutuhkan hanya gadget, gadget dan gadget.

Di manapun setiap orang seolah tak bisa lepas dari gadget.

Menolong hanya untuk pamer.

Gadget seolah tak bisa lepas dari tangan kita.

Seniman jalanan hanya difoto untuk dapat like dan smile bukan memberinya uang apresiasi. Uang adalah sesuatu riil yang dibutuhkan para seniman jalanan untuk menyambung hidup.

Kecanduan gadget sampai kayak gini.

Begini jadinya bila tak bekerjasama justru berseteru.

Gambaran hidup orang yang selalu saling menjatuhkan. Akhirnya sama-sama celaka.

Menggambarkan orang yang tak sadar mencari uang tapi telah mempertaruhkan nyawanya. Kenekatan, tak peduli kesehatan, dll.

Menggambarkan tentang pendidikan yang mahal.

Karikatur tentang kurangnya rasa syukur, orang miskin yang memiliki cinta sejati membayangkan seseorang yang punya pasangan kaya raya. Sebaliknya yang kaya menginginkan cinta sejati. Gambar bawahnya si miskin dengan banyak anak mendambakan kekayaan sementara si kaya mendambakan anak.

Sekelompok orang yang terpecah dan memiliki keinginan sendiri-sendiri. Nekat mengarungi lautan luas dengan ombak besar menggunakan kapal-kapal kecil. Kapal besar mereka potong-potong, saling meninggalkan tak peduli orang lain.

Sepertinya mau menolong ternyata hanya pamrih untuk mendapatkan hartanya. hal ini sering terjadi di kehidupan sehari-hari.

Karikatur yang menohok, kekayaan berlimpah hingga tak bisa melihat kemiskinan di sekitarnya.

Orang kaya makan enak, orang miskin makan piring. Kesenjangan antara si kaya dan si miskin masih terjadi di bunia ini.

Orang yang digambarkan sangat berkuasa sengaja memampetkan keran air untuk anak kelaparan. Sebuah sindiran yang sama persis dengan kondisi saat ini. Tak jarang terdengar kabar pekabat tinggi atau orang berkuasa yang menutup kucuran bantuan untuk orang miskin.

Nyawa seolah tak ada harganya.

Kecanduang gadget akut sampai-sampai tak sadar tumbuhan merambat di tubuh gadis ini. Sindiran yang menohok.

Merokok itu membakar uang.

Gunduli hutan demi kekayaan, harta atau uang berlimpah bagi segelintir orang.

Gambar sindiran bagi para tenaga medis, yang seolah bekerja hanya karena uang.

Persepsi media yang sering melenceng dari kenyataan.

Bukannya menolong namun justru memotret agar bisa diunggah di jejaring sosial.
Gambar-gambar yang menggelitik, semoga bermanfaat bagi semua. (tribunmanado/robertus rimawan)

Klik disini untuk melanjutkan »»

Sunday, August 3, 2014

RUMUS PANJANG KABEL ANTENA

. Sunday, August 3, 2014
4 comments

CARA MENGHITUNG PANJANG KABEL ANTENA



panjang kabel
(300/frek) x velocity coax x kelipatan ganjil
contoh
frek di 100 Mhz pake kabel rg 58 kabel yang tersedia 14 meter

(300/100) x 0.66 x 5 = 9.9 bila terlalu panjang motongnya
(300/100) x 0.66 x 7 = 13.86...paling mendekati 14 meter

Contoh penggunaan tabel velocity.
Membuat kabel jumper dengan RG58 di frekuensi 100mhz maka
(300/100)/2*0.66 = 99cm

Klik disini untuk melanjutkan »»