Thursday, October 30, 2008

Pameran Lukisan

. Thursday, October 30, 2008
0 comments

Satu lagi karya seni lukis anak lampung karya Damsi dengan judul Lampung New City, lukisan ini akan di ikutkan lompa pada pameran perupa sesumatera di taman budaya Provinsi Jambi,
Lukisan ini sesungguhnya adalah respon dari gagasan anak bangsa/ putra daerah yang memiliki mimpi yang indah untuk perkembangan tumpah darahnya, warisan perjuangan yang tidak akan pernah disia-siakan. Keindahan mimpi itu menjadi mata pisau bagi siapapun putra bangsa yang memiliki kesempatan untuk berbuat. Seperti kata-kata bahwa hari ini lebih baik dari kemarin dan seterusnya. sebagai seorang pelukispun ternyata mimpi itu juga mendorong kreatifitas saya untuk bermimpi kembali tentang apa yang telah di impikan, dengan sgenap kemampuan yang sejujur-jujurnya mimpi itupun dapat saya wujudkan menjadi sebuah karya lukisan, karena itulah perbuatan yang bisa saya lakukan atas keindahan sebuah mimpi dari seorang yang Insa AllAh telah ditakdirkan dapat mewujudkan apa yang telah menjadi mimpinya. ujarnya....




Judul : Lampung New City
ukuran 60 x 80 cm
bahan : oil on canvas
tahun pembuatan 2007

Damsi
alamat: jl. RA kramayudha Lk 2 no.01 kel.bakung kec. t.betung barat bandar lampung
Tempat & Tanggal lahir: Tanjungkarang 18 desember 1969

pengalaman berkesenian

tahun 1993 - 2004 aktif mengikuti pameran perupa se sumatera baik yg ada di lpg ataupun di daerah lain se-sumatera

tahun 2000-2004 memimpin komite seni rupa DKL

taun 1998 - 2002 pameran dalam rangka jambore seni rupa nasional di ancol jakarta serta pameran galeri nasional indonesia di jakarta

tahun 2007 Ketua ikatan keluarga pasar seni lampung

sale 2000 U$D

Klik disini untuk melanjutkan »»

Friday, October 24, 2008

Lagu Lampung

. Friday, October 24, 2008
5 comments



POP DAERAH LAMPUNG Yhudis Voice Enterprise






















        password       _rar:                adiensatria

 -- free copy code izin dari pencipta lagu --

Dapatkan Versi VCD
Karaoke originalnya.....


Telah di perbaharui mei 2017

Klik disini untuk melanjutkan »»

Tuesday, October 21, 2008

Gonta Ganti Layout Otomatis Jomla

. Tuesday, October 21, 2008
0 comments

Yang menginginkan layout web Joomla! nya berganti2 sesuai dengan waktu, berikut ini tips dan triknya:

1. Pertama2 tentu saja buat beberapa layout, definisikan di css files, semisal: pagibuta.css, subuh.css, pagi.css, pagi2.css, siang.css, sore.css, malem.css. Simpan files2 css ini di /templates/template_anda/css
2. Setelah itu, buka index.php dari template anda.
3. Sisipkan code berikut ini sebelum tag :












 



Keterangan tambahan:

Script di antara adalah untuk memanggil css default, apabila fungsi js di disabled di browser.

Scripts diatas untuk template Joomla! 1.5.

Untuk template Joomla! 1.0.x tinggal rubah:

baseurl ?>/templates/template ?>/css/


menjadi:

/templates/getTemplate(); ?>/css


Tentu saja di css bisa di definisikan background template juga. Jadi script diatas juga bisa dipakai untuk yang menginginkan background berbeda2 tergantung waktu.

Selamat mencoba!

Written by keeriann "jomla indonesia"

Klik disini untuk melanjutkan »»

Thursday, October 16, 2008

Perhitungan Switch and Subnetting Jaringan

. Thursday, October 16, 2008
0 comments













S = (K-2) / (P-2)



Keterangan :

S = Jumlah switch yang dibutuhkan

K = Jumlah komputer yang akan dikoneksikan

P = Jumlah port per switch yang akan dipasang (8, 16, 32 port)



Syarat :

K harus sama dengan atau lebih besar dari P

P diasumsikan semua switch mempunyai port yang sama (8, 16, 32 port)



Contoh :

Jumlah komputer = 100 unit

Jumlah port switch yang akan digunakan = 16 port

Hitung berapa jumlah switch yang dibutuhkan?



Jawab :

Diketahui : K = 100, P = 16

Maka :

S = (100-2) / (16-2)

S = 98 / 14

S = 7



Jadi untuk menghubungkan 100 unit komputer dengan switch 16 port, dibutuhkan
sebanyak 7 unit switch.



Nggak percaya? Coba deh hitung secara manual, bariskanlah 7 buah switch 16
port, koneksikan masing-masing switch dengan kabel cross, hitunglah jumlah
port yang tersisa untuk komputer, dijamin angkanya 100.



sw 1: x 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 = port bebas 15 (1 dipakai
cascading,tanda x)

sw 2: x x 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 = port bebas 14 (2 dipakai
cascading,tanda x)

sw 3: x x 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 = port bebas 14 (2 dipakai
cascading,tanda x)

sw 4: x x 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 = port bebas 14 (2 dipakai
cascading,tanda x)

sw 5: x x 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 = port bebas 14 (2 dipakai
cascading,tanda x)

sw 6: x x 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 = port bebas 14 (2 dipakai
cascading,tanda x)

sw 7: x 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 = port bebas 15 (1 dipakai
cascading,tanda x)



maka, 15+14+14+14+14+14+15 = 100 port untuk komputer.



Catatan :

dalam perencanaan selalu mempersiapkan beberapa port kosong untuk cadangan.
Jadi walau komputer yang akan dikoneksikan berjumlah 100 unit maka siapkan
port lebih untuk cadangan, misalnya 15 port (1 switch)


untuk lebih jelas bisa di lihat di sini [RomiSatriaWahono]

Klik disini untuk melanjutkan »»

Wednesday, October 15, 2008

Hacker Or Cracker = Script Kiddies

. Wednesday, October 15, 2008
2 comments

Setiap hari exploit demi exploit terus di publikasi di situs² underground para hacker.

Setiap hari selalu aja gw liat satu persatu situs mulai berjatuhan dan halaman index mereka telah berubah secara frontal dengan background rata² berwarna hitam dengan tulisan "Hacked by".

Mereka yg mulai kenal dengan istilah Hacker mulai mencari berpuluh puluh tutorial di internet tentang cara mendeface situs, mencoba bertanya di milis, forum, hingga bertanya langsung pada sang defacer via chating, dan mereka hanya mendapatkan jawaban "saya bukan hacker kaka", "Hacker apaan sey omz", "saya cupu om, ga bisa apa², salah orang situ klo nanya sama saya" yapz... sebuah statement merendahkan diri menaikan mutu dari seorang defacer kacangan yg mengaku hacker

2 tahun lebih gw terjun di dunia perhackingan, dan melihat scene hacking khusus'a di indonesia, apa yg gw liat tentang hacking situs selama ini di lakukan bukan oleh seorang hacker, bahkan seorang cracker, mereka hanya seorang script kiddies yg hanya menyombongkan diri dari hasil deface mereka, dan mereka berbangga dalam hati mereka dan menyebut diri mereka "I am Hacker".

kenapa mereka gw sebut rata² script kiddies, bukan... bukan gw meng-claim semua defacer itu seorang script kiddies, ada beberapa dari mereka yg mempunyai skill yg ga main², tapi rata² para cracker baru yg gw liat selama ini hanyalah seorang yg mengaku hacker tapi buta akan programming, ga bisa membuat program, ga ngerti gimana cara mencari exploit itu sendiri, mereka hanya singgah di situs hacker, melihat news bug terbaru, mencari korban melalui search engine, menginjeksi exploit pada url korban, mendapatkan password sang admin web yg masih terenkripsi, lalu meng'cracking password itu pada sebuah situs password cracking tanpa tau cara kerja'a, setelah password asli telah di dekripsi, mereka masuk ke dalam situs korban yg di tuju serta melakukan pengrusakan besar²an dan menyebut diri mereka dengan bangga dalam hati "I am Hacker".

Perlu lo ketahui, 1000 website yg lo deface dalam satu hari ga akan menjadikan lo seorang hacker, sebuah statement bodoh klo ada seseorang mengklaim diri mereka seorang hacker tapi buta akan programming dan ga bisa membuat program sendiri, sebuah statement bodoh apabila ada seseorang mengklaim diri mereka hacker dan mendeface sebuah situs melalui shell inject tapi mereka ga bisa lepas dari windows dan ga pernah mau apabila di suruh menginstall linux pada hardisk mereka dengan alasan linux/unix itu susah !! what d fuck !! and you claiming yourself a hacker ??

friend... open your eyes, you're not a hacker, you just script dumb kiddies, take a look around, seorang hacker tingkat tinggi melakukan deface untuk memberi tau sang admin bahwa ada kelemahan pada situs'a dan mereka berani bertanggung jawab atas perbuatan'a.

seorang cracker berbahaya mendeface sebuah situs karena mereka mencari keuntungan materi dari itu semua, dan seorang script kiddies mendeface sebuah situs hanya untuk pamer dan menjadi terkenal tanpa berani bertanggung jawab pada perbuatan mereka.

cukup buat lo tau aja, seorang hacker dan cracker mampu membuat dan memodifikasi sebuah program, lain hal dengan script kiddies, gada yg bisa di banggain dari mereka, mereka hanya merusak dan merusak tanpa tau gimana cara memperbaiki apa yg mereka rusak, jadi masuk ke dalam kategori yg manakah lo??

ga adakah rasa malu lo ketika lo bisa membuat sebuah situs hancur dalam sekejap tapi lo ga ngerti ketika seorang bertanya apa itu TCP/IP, bagaimana mengkonfigurasi Firewall, bagiamana cara melihat port yg terbuka, apa perbedaan methode post dan get

ga adakah rasa malu lo ketika lo mampu membuat situs itu jadi bermasalah dalam waktu yg lama tapi lo ga ngerti cara memfilter syntax SQL yg memungkinkan seorang attacker masuk melalui sql injection, cara patching situs yg terkena masalah remote file inclusion

ga adakah rasa malu lo ketika lo di sebut hacker oleh orang lain tapi ketika lo di test untuk kerja oleh sebuah perusahaan dan di suruh membuat program dari bahasa pemrograman yg lo kuasai ternyata gada satupun bahasa program yg lo kuasain, dan lo menyebut diri lo hacker? lo salah besar kawan, lo cuma nol besar.

untuk menjadi seorang defacer sangatlah mudah, ga perlu banyak pengetahuan lebih, tapi untuk menjadi the real hacker bukanlah sebuah hal yg gampang, ketekunan, rasa ingin tau yg sangat besar, membuat, menghadapi dan menyelesaikan masalah bakal membuat lo menjadi seorang hacker yg cukup handal untuk menghadapi hari esok.

so... jadikanlah hidup lo ini lebih berharga, mulai dari sekarang yakinin di hati lo bahwa jangan ada lagi kata main², jangan pernah lagi ngelakuin hal² yg ga jelas dan sia² tanpa ada suatu alasan yg jelas, jangan tunggu besok lagi untuk berubah, karena hari esok belom tentu berpihak buat kita

dan walaupun gw sering melakukan deface terhadap situs² dan mampu membuat program sederhana, tapi gw masih blom pantes untuk menyandang gelar seorang Hacker, masih ada orang yg lebih pantes untuk menyandang gelar itu, dan hingga saat ini gw masih tetap berjuang untuk terus belajar, belajar untuk menemukan sebuah titik cerah dalam hidup, karena gw mengerti bahwa 1 detik dalam hidup sangat berharga dan ga akan pernah bisa terulang lagi

by: vampirizm666

Klik disini untuk melanjutkan »»

Penerimaan Cpns Departemen Perindustrian

.
0 comments

Buat temen-temen yang berminat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Departemen Perindustrian. lagi ada bukaan untuk lulusan Strata 2 (S2), Strata 1 (S1), Diploma 4 (D4), Diploma 3 (D3). siapa tau anda diantaranya.

buat yang bener-bener minat bisa langsung lihat persyaratannya dan daftar Online dilink ini http://ujian-online.depperin.go.id/pendaftaran/ atau di sini http://depperin.go.id

Klik disini untuk melanjutkan »»

Monday, October 13, 2008

Indonesia Defacer Team

. Monday, October 13, 2008
5 comments

Tampaknya hacker indonesia sedang gencar perang cyber dengan .my ada tim yang mengatas namakan IDT (Indonesia Defacer team) hal ini sudah sering terjadi untuk ke yang sekian kalinya. tidak kepalang tanggung sudah banyak site .my yang jadi sasaran para defacer ini, berikut dapat melihat langsung list site yang di deface di


Klik disini untuk melanjutkan »»

Monday, October 6, 2008

Asal Usul Nama Indonesia

. Monday, October 6, 2008
0 comments

PADA zaman purba, kepulauan tanah air kita disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan kita dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Valmiki yang termasyhur itu menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Ravana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.

Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza’ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatra. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil “Jawa” oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. “Samathrah, Sholibis, Sundah, kulluh Jawi (Sumatra, Sulawesi, Sunda, semuanya Jawa)” kata seorang pedagang di Pasar Seng, Mekah.

Lalu tibalah zaman kedatangan orang Eropa ke Asia. Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang itu beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India, dan Cina. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Cina semuanya adalah “Hindia”. Semenanjung Asia Selatan mereka sebut “Hindia Muka” dan daratan Asia Tenggara dinamai “Hindia Belakang”. Sedangkan tanah air kita memperoleh nama “Kepulauan Hindia” (Indische Archipel, Indian Archipelago, l’Archipel Indien) atau “Hindia Timur” (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah “Kepulauan Melayu” (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l’Archipel Malais).

Ketika tanah air kita terjajah oleh bangsa Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch- Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur). Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga “Kepulauan Hindia” (bahasa Latin insula berarti pulau). Tetapi rupanya nama Insulinde ini kurang populer. Bagi orang Bandung, Insulinde mungkin cuma dikenal sebagai nama toko buku yang pernah ada di Jalan Otista.

Pada tahun 1920-an, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950), yang kita kenal sebagai Dr. Setiabudi (beliau adalah cucu dari adik Multatuli), memopulerkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata “India”. Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh J.L.A. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.

Namun perlu dicatat bahwa pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian, nusantara zaman Majapahit. Pada masa Majapahit Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa). Kita tentu pernah mendengar Sumpah Palapa dari Gajah Mada, “Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa” (Jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat). Oleh Dr. Setiabudi kata nusantara zaman Majapahit yang berkonotasi jahiliyah itu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asli antara, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu “nusa di antara dua benua dan dua samudra”, sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern. Istilah nusantara dari Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif dari nama Hindia Belanda.

Sampai hari ini istilah nusantara tetap kita pakai untuk menyebutkan wilayah tanah air kita dari Sabang sampai Merauke. Tetapi nama resmi bangsa dan negara kita adalah Indonesia. Kini akan kita telusuri dari mana gerangan nama yang sukar bagi lidah Melayu ini muncul.

Nama Indonesia

Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), orang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis: … the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians.

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (Srilanka) dan Maldives (Maladewa). Lagi pula, kata Earl, bukankah bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini? Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah “Indian Archipelago” terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.

Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan: Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago. Ketika mengusulkan nama “Indonesia” agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama bangsa dan negara yang jumlah penduduknya peringkat keempat terbesar di muka bumi!

Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama “Indonesia” dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah “Indonesia” di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah “Indonesia” itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch- Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah “Indonesia” itu dari tulisan-tulisan Logan.

Putra ibu pertiwi yang mula-mula menggunakan istilah “Indonesia” adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.

Makna Politis

Pada dasawarsa 1920-an, nama “Indonesia” yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama “Indonesia” akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan! Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya, “Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut “Hindia Belanda”. Juga tidak “Hindia” saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya.”

Sementara itu, di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Lalu pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama “Indonesia”. Akhirnya nama “Indonesia” dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa kita pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini kita sebut Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; DPR zaman Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama “Indonesia” diresmikan sebagai pengganti nama “Nederlandsch- Indie”. Tetapi Belanda keras kepala sehingga mosi ini ditolak mentah-mentah.

Maka kehendak Allah pun berlaku. Dengan jatuhnya tanah air kita ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama “Hindia Belanda” untuk selama-lamanya. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, lahirlah Republik Indonesia.

Irfan Anshory, Direktur Pendidikan “Ganesha Operation”
Sumber: Pikiran Rakyat, 16 Agustus 2004

Klik disini untuk melanjutkan »»

Pesan Pemerintah Dalam Program Bebas Rokok

.
0 comments

 





“Dengan modal 4000 zat kimia beracun dalam sebatang rokok, pakai semua cara buat
membangun pabrik kimia pribadimu.”




“Tiap tahunnya sekitar 57.000 jiwa manusia berhasil rame-rame berhenti merokok
disini. Mau bergabung?”

Klik disini untuk melanjutkan »»

Friday, October 3, 2008

CCTV Online

. Friday, October 3, 2008
1 comments

1. Parkir Mobil - Pelabuhan Merak











2. Pelabuhan Bakau Heni - Lampung











3. Depan Loket Penumpang - Bakauheni


 







4. Dermaga - Pelabuhan Merak  











  5. Loket Penumpang - Pelabuhan
Merak










 

 


 


 


 


 


 


atau dapat langsung anda pantau daerah lainnya disini


:http://124.81.82.136/ltmc2008/kamera/streaming-cctv.php


semoga bermanfaat......


Klik disini untuk melanjutkan »»