Wednesday, February 17, 2010

Perubahan pada Windows Vista ke Windows 7

. Wednesday, February 17, 2010

Image

5 Mei yang lalu Windows 7 RC secara resmi dapat digunakan oleh publik.
Microsoft akan menghadirkan sis­tem operasi terbarunya yang bernama Windows 7. Versi Windows terbaru ini akan menjadi upaya Microsoft memperbaiki citra setelah Windows Vista yang kurang mendapatkan sambutan baik di pasaran.

Seperti apa feature-feature baru dalam Windows 7? Pada dasarnya, tak terlalu banyak kemampuan yang benar-benar baru di Windows 7. Sebagian besar yang dilakukan raksasa software dari Redmond ini adalah memperbaiki feature-feature yang sudah ada.

Janji perbaikan

Microsoft nampaknya benar-benar ingin menjadikan Windows 7 sebagai produk unggulan dan mengubur citra tak sedap Windows Vista. Meskipun Windows Vista sebenarnya bukan produk yang jelek, citra di kalangan pengguna membuat Microsoft menjauh dari Vista.

Sejak diumumkan dan mulai diujicobakan pada kalangan terbatas, kata-kata baik seputar Windows 7 telah bermunculan. Berikut adalah beberapa janji-janji Windows 7 yang banyak tersebar:

Ringan. Tak seperti Vista, yang dianggap berat dan rakus sumber daya komputer, Windows 7 dijanjikan akan jauh lebih ringan.

  • Cepat. Karena ringan itulah, maka Windows 7 kerap disebut lebih cepat dari Vista.
  • Responsif. Windows 7 pun disebut-sebut lebih responsif. Pengguna merasakan Windows 7 akan segera menjalankan apa yang diperintahkan dan memudahkan pekerjaan sehari-hari.
  • Jernih. Dari sisi visual, Windows 7 meneruskan banyak "kecantikan" Vista tetapi dengan perbaikan di sana-sini sehingga nampak lebih jernih.
Benarkah Windows 7 memenuhi janji-janji tersebut? Daripada menghabiskan waktu untuk memperdebatkannya, lebih baik kita amati saja beberapa feature-feature yang terdapat di Windows 7.

Aero The Beautiful

Sejak Windows Vista, Microsoft mulai menggunakan gaya tampilan Windows yang bernama Aero. Beberapa ciri Aero adalah warnanya yang lebih berpendar dan tampilan window yang semi-transparan.

Media player baru Tampil­an yang lebih sederhana dan kompak dapat Anda temui di Media Player Windows 7.

Image
Build rc Windows 7 RC memiliki kode build 7100. Meski build lebih tinggi telah dirilis Microsoft tetapi hanya build 7100 ini yang dirilis untuk publik.


Beberapa kemampuan baru ditambahkan Microsoft dalam Aero untuk Windows 7. Pertama adalah Aero Peek yaitu kemampuan untuk mengintip desktop dan mengintip isi window yang sedang dibuka. Hal pertama yang bisa dilakukan Aero Peek adalah mengintip tampilan Desktop saat banyak window sedang terbuka. Dengan menggerakkan mouse ke sudut kanan Taskbar (sebuah area kotak ‘kaca’) maka semua window aktif akan menjadi transparan (hanya tersisa kotaknya saja) dan Desktop—beserta icon dan gadgets-nya akan terlihat.

Fungsi intip kedua adalah dengan Mouse Over pada salah satu aplikasi di Taskbar. Hal ini akan mengaktifkan thumbnail dari aplikasi yang berjalan. Nah, di Windows 7, jika kemudian mouse diarahkan pada thumbnails tersebut maka isi window akan tampil di layar dan semua window lain akan menjadi transparan.

Feature Aero berikut yang ditambahkan pada Windows 7 adalah Aero Shake. Ini memudahkan pengguna Windows 7 untuk melakukan minimize semua window aplikasi kecuali yang sedang aktif.
Cara mengaktifkan feature ini mudah saja, cukup klik Title Bar window yang aktif, lalu tanpa melepaskan klik, goyangkan mouse ke kiri dan ke kanan. Wush! Semua window lain akan minimize dan hanya window yang digoyang saja yang tersisa.

Kemudian, Windows 7 juga memiliki feature bernama Aero Snaps. Feature ini memungkinkan pengguna menempelkan window aplikasi ke tepi layar atau me-maximize window dengan mudah.

Cara mengaktifkannya juga mudah, seret window ke bagian paling atas layar untuk Maximize, seret ke tepi kiri dan kanan untuk menempelkan window ke sisi kiri atau kanan dan membuat window memenuhi separuh layar.

Masih ada lagi, seret tepian atas window (saat kursor berubah menjadi tanda panah dua arah) ke bagian atas layar, window pun akan memenuhi sisi vertikal layar tanpa memenuhi sisi horizontalnya.

Microsoft pun akhirnya memasukkan Aero sebagai bagian dari tema keseluruhan tampilan melalui feature Aero Themes. Semua pengaturan tampilan, mulai dari wallpaper, warna window Aero Glass, screensaver hingga pengaturan suara bisa disimpan sebagai Aero Themes. Tak hanya disimpan, Aero Themes dari seorang pengguna bisa dibagikan ke pengguna lain. Ini memudahkan pengguna Windows 7 yang ingin berbagi tampilan atau membuat Theme Pack.

Action Center

Salah satu perhatian utama pengguna Windows adalah soal keamanan. Wajar saja, sebagai sistem operasi paling dominan saat ini akan ada banyak serangan keamanan komputer yang diarahkan ke sis­tem berbasis Windows.

Microsoft mulai memenuhi perhatian pada keamanan melalui Windows Security Center. Feature ini mulai ada di Windows XP Service Pack 2 dan makin diperkuat pada Windows Vista.

Nah, di Windows 7, feature Security Center berubah lebih lanjut menjadi Windows Action Center. Bukan hanya feature keamanan, Action Center juga mencakup beberapa feature perawatan komputer.

Feature keamanan yang dilacak oleh Windows 7 Action Center adalah sebagai berikut.

  • Windows Firewall
  • Windows Update untuk isu keamanan
  • Perlindungan dari Virus
  • Perlindungan dari Spyware
  • Pengaturan Keamanan Internet Explorer
  • User Account Control

  • Network Access Protection
  • Feature Perawatan yang dilacak oleh Windows 7 Action Center:
  • Laporan masalah dan pencarian solusinya
  • Backup
  • Update fungsi
  • Troubleshooting

Windows XP Mode
Windows XP Mode (XPM), feature yang sempat dirahasiakan ini akan tersedia untuk versi-versi "mahal" dari Windows 7. Tepatnya, feature ini akan tersedia untuk Windows 7 Professional, Ultimate, dan Enterprise Edition.

Pada dasarnya feature ini adalah Windows XP Service Pack 3—lengkap dengan lisensinya—yang tetap hidup dalam Windows 7. Windows XP tetap hidup melalui fungsi virtualisasi dalam Windows 7.

Di dalam XPM, pengguna Windows 7 bisa meng-install aplikasi yang sejatinya hanya bisa berjalan pada Windows XP. Ini diharapkan akan membujuk pengguna kelas perusahaan untuk beralih ke Windows 7 tanpa takut aplikasi di perusahaannya tidak bisa berjalan.

Asyiknya, XPM tidak meminta pengguna untuk menjalankan window Desktop terpisah untuk menjalankan aplikasi Windows XP di Windows 7. Setiap aplikasi yang di-instal lewat XPM akan tersedia untuk langsung dijalankan melalui Windows 7 tanpa tedeng aling-aling.

Feature yang hilang
Versi baru tidak selalu berarti ada penambahan. Beberapa hal dari versi Windows sebelumnya tidak akan tersedia di Windows 7.

Salah satu pengurangan yang cukup menjanjikan adalah feature Autorun. Feature yang selama ini kerap dimanfaatkan untuk penyebaran virus tersebut akan dihilangkan dalam Windows 7. Memang tidak dihilangkan sepenuhnya, tetapi lebih tepatnya feature Autorun ini akan dijinakkan. Dalam Windows sebelumnya, setiap kali pengguna mencolokkan USB Flash disk maka secara otomatis akan menjalankan perintah tertentu. Hal ini bisa dilakukan karena Windows akan secara otomatis menjalankan file autorun.inf yang berada pada flashdrive.

Di Windows 7, kemampuan menjalankan file autorun.inf secara otomatis tidak akan ada lagi. Pengguna hanya akan dihadapkan pada sebuah pilihan untuk membuka USB Flash disk itu dengan Windows Explorer atau program lain yang memang sudah di-instal dalam komputer.

Feature lain yang "hilang" dari Windows 7 adalah Windows Sidebar. Tempat meletakkan berbagai gadget yang mulai diperkenalkan sejak Windows Vista itu tak akan menyerobot sebagian layar pengguna lagi.

Dalam Windows 7, Microsoft seakan meminta penggunanya untuk menempatkan gadgets di atas Desktop saja. Hilangnya Sidebar akan membebaskan lahan pada layar, meskipun Gadgets jadi "berantakan" di seluruh Desktop.


Instalasi Windows 7

Jika memang berniat menggunakan Windows 7, tidak ada salahnya untuk men-download terlebih dahulu aplikasi kecil dari Microsoft yang bernama "Windows 7 Upgrade Advisor".

Aplikasi sederhana ini ketika dijalankan akan mendeteksi spesifikasi komputer yang digunakan. Ini termasuk semua perangkat yang tersambung pada saat itu. Jadi, ide bagus untuk menyambungkan perangkat-perangkat utama (misalnya, modem 3G, printer, hard disk eksternal) saat menjalankan Upgrade Advisor ini.

Seusai bekerja, Windows 7 Upgrade Advisor akan memberitahu apakah komputer yang digunakan sanggup untuk menjalankan Windows 7. Jika tidak, program ini akan merinci apa saja yang perlu dilakukan.

Saat dijalankan, aplikasi ini akan memeriksa empat kebutuhan sistem:
  • Besaran RAM. Windows 7 membutuhkan RAM minimal 1 GB untuk versi 32-bit dan 2 GB untuk 64-bit.
  • Sisa ruang kosong di hard disk. Windows 7 membutuhkan 16 GB ruang hard disk untuk versi 32-bit dan 20 GB untuk 64-bit.
  • Kecepatan CPU. Kecepatan CPU minimal bagi Windows 7 adalah 1 GHz.
  • Kemampuan menjalankan Windows Aero. Secara khusus aplikasi ini akan memeriksa kemampuan grafis komputer untuk mengetahui apakah mampu menjalankan efek Windows Aero. Ini artinya minimal harus memiliki kemampuan DirectX 9, WDDM 1.0 dan memori grafis minimal 128 MB.
Image
Pnning Di Windows 7 Anda dapat mele­takkan shortcut di mana saja (di Start Menu atau Taskbar) dengan mudah.

Upgrade atau Instalasi Baru?

Jika menggunakan Windows XP, pilihan yang paling tepat adalah melakukan instalasi baru untuk Windows 7. Sedangkan bagi pengguna Vista, upgrade bisa dilakukan secara langsung.
Namun perlu diperhatikan bahwa jalur resmi untuk upgrade dari Windows Vista ke Windows 7 adalah sebagai berikut:
  • Windows Vista Home Premium to Windows 7 Home Premium
  • Windows Vista Business to Windows 7 Professional
  • Windows Vista Ultimate to Windows 7 Ultimate
Selain versi itu—dan di luar jalur itu—pengguna tetap harus melakukan instalasi baru.
Jika memang memilih jalur upgrade, perhatikan benar-benar hasil diagnosis aplikasi Windows 7 Upgrade Advisor.

Menilik Kinerja Windows 7 pada Hardware

Tak lengkap rasanya jika ulasan tentang Windows 7 ini tak menyuguhkan hasil kinerjanya pada hardware. Hal tersebut sangat penting, karena menentukan apakah layak atau tidak OS tersebut Anda miliki.

Setiap versi Windows memiliki hardware requirement minimum yang berbeda-beda. Dari ketiga sistem operasi besut­an Microsoft ini nampaknya Windows XP termasuk paling rendah dan paling minim hardware requirement-nya, sedangkan Windows 7 memang lebih berat namun sistem operasi ini tidak seberat Windows Vista yang membutuhkan resource hardware yang tinggi.

Tabel Minimum Hardware Requirement

Image

Minimum recommended specs :

  • Processor: 1 GHz 32-bit or 64-bit processor
  • Memory: 1 GB of system memory
  • Hard drive: 16 GB of available disk space
  • Video card: Support for DirectX 9 graphics with 128MB memory (in order to enable Aero theme)
  • Drive: DVD-R/W drive
  • Internet connection (to download the Beta and get updates)


Image

Image

Sudah Siapkah Windows 7?

Dengan akan diluncurkannya satu lagi produk baru dari Microsoft yaitu Windows 7 ini—setelah direalesenya versi Beta beberapa waktu lalu—para penggemar setia produk dari Microsoft bergembira menunggu peluncuran resmi dari OS ini. Kemampuan dari Windows 7 itu sendiri memang sesuai dengan harapan. Beberapa perbaikan dan penambahan feature semakin menyempurnakan Windows 7.
Namun, apakah Windows 7 itu sudah siap kita gunakan? Apakah Anda siap untuk pindah ke platform baru? Hal ini patut menjadi bahan pertimbangan. Kendala utama dari Windows 7 itu sendiri adalah driver. Mengingat Windows 7 ini merupakan OS baru, support driver yang ada saat ini masih mempergunakan driver dari bawaan Windows 7 itu sendiri atau dengan menggunakan driver dari Windows XP atau Vista.

Masih belum banyak vendor atau produsen yang menyediakan driver khusus untuk Windows 7. ATI dan NVIDIA adalah salah satu produsen GPU graphics card yang telah menyiapkan driver khusus untuk Windows 7 sejak Windows 7 Beta diluncurkan. Namun driver tersebut pun dirasa belum dapat memaksimalkan kinerja produknya jika dijalakan pada Windows 7. Namun bagi Anda yang tetap ingin menggunakan Windows 7 sebagai pengganti Operating System yang telah Anda gunakan saat ini, nampaknya Windows 7 juga bukan pilihan yang buruk. Apabila Anda dapat menerima keadaan dimana driver yang ada belum dapat memaksimalkan kinerja dari platform yang ada saat ini, maka Anda dapat menggunakan seluruh feature yang ditawarkan oleh Windows 7 ini.

Namun jangan khawatir karena seiring waktu berjalan driver untuk memaksimalkkan kinerja periferal Anda pada Windows 7 ini akan tersedia.

Kesimpulan
Nampaknya Windows 7 merupakan salah satu jajaran Windows yang patut ditunggu kehadirannya. Kinerja yang ditawarkan oleh Windows 7 ini memang mengalami peningkatan jika dibandingkan de­ngan Vista. Namun demikian, untuk beberapa hal Windows Vista dan Windows XP masih sedikit lebih unggul.

Sumber: CHIP.CO.ID

2 comments:

desy@jak-stik.ac.id said...

Menurut saya tulisan Anda yang berjudul perubahan pada windows vista ke windows 7 sangat bermanfaat, sehingga kita dapat mengetahui perbedaan kekurangan kelebihan dari masing masing. Terima kasih

kosdiana@jak-stik.ac.id said...

perubahan windows dari vista ke window7, merupakan salah satu ciri kemajuan teknologi dalam bidang informasi, yang perlu lebih dikembangkan.
informasi di atas sangat berguna untk mengetahui kekurangan ataupun kelebihan dari windows vista maupun windows 7
terimakasih ..